Hidup Berbagi

Hidup Berbagi
Gotong Royong dalam Kerja
Tampilkan postingan dengan label doa keutamaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa keutamaan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Agustus 2013

Doa Syukur

Ya Allah, Engkaulah sumber segala berkat, sumber hidup kami, pemberi segala rahmat:
Kami berterima kasih kepada-Mu karena anugerah kehidupan yang boleh kami terima:
karena nafas yang mengalirkan kehidupan,
karena makanan yang merawat kehidupan,
karena cintakasih keluarga dan cintakasih para sahabat yang tanpanya kehidupan kami ini tak kan pernah ada.

Kami berterima kasih kepada-Mu karena misteri penciptaan yang telah Engkau nyatakan kepada kami: karena keindahan yang boleh kami lihat dengan mata kami,
karena kegembiraan yang boleh kami dengar dengan telinga kami,
karena hal-hal yang tidak dapat kami kenali dan kami tangkap yang mengisi alam semesta dan mengundang rasa kagum kami,
karena luasnya ruang di muka bumi yang mengundang kami untuk menjangkau batas-batas yang melampau diri kami.

Kami berterima kasih kepada-Mu karena Engkau memperbolehkan kami untuk hidup dalam komunitas-komunitas:
karena keluarga yang membentuk kami menjadi manusia seperti ini,
karena teman-teman yang mencintai kami dengan sepenuh hati,
karena teman-teman sekerja yang mau berbagi dalam beban dan tugas sehari-hari kepada kami,
karena orang-orang asing yang tak kami kenal yang berkenan datang dan hadir di tengah-tengah kami,
karena orang-orang yang datang dari tanah air yang lain yang mengundang kami untuk bertumbuh bersama dan saling memahami,
karena anak-anak yang mewarnai saat-saat kehidupan kami dengan kegembiraan,
karena bayi-bayi yang masih dalam kandungan dan belum lahir, yang menawarkan kepada kami harapan untuk masa depan kami.

Kami berterima kasih karena kami boleh menikmati hari ini:
karena hidup yang boleh kami nikmati dan pemberian tambahan satu hari lagi untuk hidup dan mencintai,
karena kesempatan dan tambahan hidup satu hari lagi sehingga kami boleh bekerja lagi demi keadilan dan perdamaian,
karena tetangga dan makin banyaknya orang-orang yang boleh kami cintai dan orang-orang yang berkenan mencintai kami,
karena rahmat-Mu dan karena semakin tambahnya pengalaman kami akan kehadiran-Mu,
karena janji-Mu: untuk bersama kami selalu, untuk menjadi Allah kami, dan untuk memberikan keselamatan kepada kami.

Karena semua ini, dan karena segala berkat yang boleh kami terima, kami bersyukur kepada-Mu ya Allah, yang kekal dan selalu mencintai kami, demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin.

Senin, 15 Oktober 2012

Doa Tahun Iman

Allah Bapa yang Mahapengasih, kami bersyukur kepada-Mu karena melalui Yesus Kristus Putra-Mu, Engkau telah memanggil kami masuk ke dalam persekutuan Allah Tritunggal.

Utuslah Roh Kudus-Mu, agar kami senantiasa mempunyai iman yang hidup. Semoga pada Tahun Iman ini, kami semakin memperdalam iman kami melalui pendalaman Kitab Suci dan ajaran-ajaran Gereja. Semoga pada perayaan-perayaan suci-Mu, terutama Ekaristi, kami semakin tinggal dalam Kristus dan berbuah melalui perwujudan iman sehari-hari di tengah aneka tantangan dan hambatan dalam Gereja dan masyarakat pada zaman ini.

Bersama Bunda Maria, Bunda kaum beriman, dan para rasul, guru dan teladan iman kami, kami unjukkan doa ini kepada-Mu dengan perantaraan Kristus, Tuhan kami.
Amin.

Rabu, 02 Mei 2012

Doa kepada Santo Ignatius Loyola

Santo Ignatius pendiri Serikat Yesus,
Engkau telah membuka mata batin kami akan kenyataan yang sering tak kami sadari bahwa kami telah diciptakan oleh Allah dengan serba baik, dan kami malah menjadi hamba dosa.
Namun Allah tidak tinggal diam begitu saja, dan melalui penebusan Sang Putera, kamipun telah mengalami pemulihan sehingga menerima penciptaan kembali sebagai anak-anak-Nya.

Santo Ignatius, pendiri Serikat Yesus,
Engkau telah membuka mata batin kami akan kenyataan yang sering tak kami sadari bahwa Allah terus berkarya dalam diri kami, dan hadir di tengah tengah kami melalui pengalaman hidup dalam suka duka sehari hari, dalam segala hal yang ada di sekitar kami, entah itu tumbuh-tumbuhan, binatang, atau pun alam ciptaan yang lain.

Santo Ignatius, pendiri Serikat Yesus,
Engkau telah membuka mata batin kami akan kenyataan yang sering tak kami sadari bahwa kami telah menerima secara cuma-cuma, dan kami pun perlu memberi secara cuma-cuma.
Kami juga pantas untuk bersyukur dalam pujian, hormat dan pengabdian, diiringi sikap rendah hati dan lepas bebas serta keinginan untuk terus berusaha menjadi lebih dan lebih demi kemuliaan Allah yang semakin besar: Ad Maiorem Dei Gloriam.

Santo Ignatius, pendiri Sarikat Yesus,
Dengan bantuanmu, kami pun berani berseru:
Ambillah, Tuhan, dan terimalah seluruh kemerdekaanku dan ingatanku, pikiranku dan segenap kehendakku, segala kepunyaan dan milikku. Engkaulah yang memberi. Padamu Tuhan, kukembalikan semua milik-Mu, pergunakan sekehendak-Mu. Berilah aku kasih dan rahmat-Mu, cukup sudah bagiku. Amin

Senin, 12 Maret 2012

Doa untuk Keluarga

Bapa di surga, Engkau telah memberikan kepada kami teladan hidup berkeluarga di dalam  keluarga kudus dari Nazareth. Bantulah kami, ya Bapa yang Mahakasih, dalam usaha kami membangun keluarga kami menjadi keluarga Nazareth yang lain, di mana cinta, damai dan kegembiraan meraja di dalam keluarga kami.

Semoga keluarga kami menjadi tempat untuk merenungkan secara mendalam dan untuk menghayati hidup yang bersumber pada Ekaristi dengan penuh kegembiraan. Bantulah kami untuk tetap tinggal bersama dalam kegembiraan dan kesusahan. Ajarlah kami untuk dapat melihat Yesus di dalam diri para anggota keluarga kami, terutama di saat-saat yang sulit yang kadang membuat kami merasa tertekan dalam hidup.

Semoga Hati Kudus Yesus membuat hati kami menjadi lembut dan rendah hati seperti Hati Yesus, dan semoga Hati Kudus Yesus membantu kami untuk kuat menanggung kewajiban-kewajiban hidup berkeluarga dengan cara yang suci.

Semoga hari demi hari, kami semakin saling mencintai satu sama lain, seperti Allah sendiri mencintai setiap orang di antara kami, dan semoga kami pun juga semakin mampu saling mengampuni kesalahan kami satu sama lain, seperti Engkau mengampuni dosa-dosa kami.
Bantulah kami ya Bapa yang Mahakasih, untuk mengambil apa pun yang Engkau berikan kepada kami, dan untuk memberikan kepada Engkau apa pun yang Engkau ambil dengan tersenyum lebar.

Ya Hati Maria yang tak bernoda, sumber kegembiraan kami, doakanlah kami.
Ya Santo Yusup, doakanlah kami.
Para malaikat penjaga dan pelindung kami, besertalah dengan kami, bimbinglah dan lindungilah kami. Amin.

@@@

Sabtu, 10 Maret 2012

Doa kepada St. Yusup Pekerja

Ya Santo Yusup yang mulia, engkaulah teladan bagi semua orang yang membaktikan dirinya untuk bertekun dalam bekerja, bantulah aku agar aku dapat memperoleh rahmat
untuk bekerja dengan semangat pertobatan, dan oleh karena itu dapat menjadi silih bagi dosa-dosaku,
untuk dapat bekerja secara sadar, dengan menempatkan devosi ke dalam tugas-tugasku sebelum aku melaksanakan kecenderungan kehendak hatiku sendiri,
untuk bekerja dengan penuh rasa terima kasih dan kegembiraan, dengan menganggap pekerjaan itu sebagai suatu kehormatan untuk dilaksanakan dan dikembangkan,
karena pekerjaan itu merupakan anugerah yang aku terima dari Allah yang mahakuasa,
untuk bekerja secara teratur, dalam damai, dalam kebersahajaan, dan dalam kesabaran, tanpa pernah menjauhkan diri dari rasa keletihan dan kesulitan;
untuk bekerja dengan intensi yang murni dan dengan semangat melepaskan diri dari cinta diri, dan selalu memandang kematian sudah ada di depan mataku, dan menghitung apa yang harus aku lakukan ketika sakit tiba saatnya, ketika bakat-bakatku sudah tidak dapat dipergunakan lagi, ketika tidak ada lagi sesuatu yang berarti yang bisa dikerjakan, dan ketika aku jatuh dalam kesombongan hampa karena sukses, yang sungguh tidak ada artinya bagi karya Allah.
Segala-galanya untuk Yesus,
Segala-galanya melalui Maria,
Segala-galanya di dalam rangka usaha untuk meneladan engkau, ya Santo Yusup yang terberkati.
Aku mengharapkan ini semua menjadi mottoku di dalam menjalani hidup dan mati. Amin.

Kamis, 09 Juni 2011

Doa Menemukan Allah dalam Segala

Di bawah cemara rindang menawan pinggir laut selatan
Di bilah-bilah rumput liar yang digelar di antara gunung pasir yang bergundukan
Semuanya itu adalah alam semesta

Di dalam senyum persahabatan yang saling menyapa dan berbagi rasa
Di dalam dering telepon para relasi membangun komunikasi dan kerjasama
Semua itu adalah relasi persahabatan

Di dalam pelukan cinta mesra orang tua
Di dalam surat dan kunjungan kepada kakek, nenek dan mertua
Semua itu adalah relasi keluarga

Di dalam kerja dan saling berbagi dengan sesama
Di dalam membantu mereka yang malang, berkekurangan dan papa
Semua itu ada di dalam relasi kerja

Di manakah Allah dapat ditemukan?
Tuhan, bantulah aku menemukan-Mu,
di berbagai jalan dan lorong perjalanan hidupku. Amin.

Senin, 16 Mei 2011

Doa Mohon Kesetiaan dalam Perkawinan

Ya Bapa surgawi, kami berterima kasih kepada-Mu karena Engkau telah menganugerahkan kepada kami hidup untuk saling mencintai satu sama lain di dalam perkawinan. Engkau menghendaki kami agar kami dapat mengalami kepenuhan dan harapan hidup saling mencintai itu di dalam hidup perkawinan kami.

Engkau melihat sendiri kapan kami gagal dalam menghayati nilai-nilai cintakasih yang sesuai dengan apa yang Engkau kehendaki. Engkau juga tahu kapan kami mengalami kegagalan dalam membangun relasi kami satu sama lain. Maka, bantulah kami agar kami mau menerima tanggungjawab dalam menjalani hidup perkawinan kami, dan buatlah kami mampu untuk meminta maaf dan saling memberikan pengampunan satu sama lain dalam hidup kami.

Semoga kami tidak pernah membalas dendam ketika kami merasa dipersalahkan, tetapi bantulah kami untuk membuat pilihan-pilhan yang mampu menunjukkan kepada pasangan kami bahwa kami telah membuat komitmen untuk saling mencintai, yang senantiasa akan kami jaga bersama.

Semoga kami tidak pernah meremehkan komitmen ini, tetapi memilih untuk dapat menghayatinya di dalam hidup perkawinan kami. Semoga kami masing-masing mampu menentukan diri sendiri untuk menunjukkan kesetiaan, komitmen, kesabaran, kebaikan hati dan cinta di dalam cara kami berkomunikasi dan berinteraksi satu sama lain.

Ya Allah, Bapa yang Maha baik, semua permohonan kami ini kami haturkan kepada-Mu dalam nama Putera-Mu Yesus Kristus, Tuhan dan pengantara kami, yang mengajarkan dan memberikan teladan kepada kami tentang bagaimana kami harus hidup saling mencintai. Amin.

- Anne Nickel

Sabtu, 14 Mei 2011

Ajarilah Aku Mendengarkan

Tuhan, ajarilah aku mendengarkan
mereka yang dekat padaku,
keluargaku, teman-temanku, dan kerabat kerjaku.

Bantulah aku memperhatikan, apa kata-kata yang kudengarkan.
Di dalam selalu terkandung pesan,
“Terimalah aku sebagai aku. Dengarkanlah aku.”

Tuhan, Kau yang penuh perhatian,
Ajarilah aku mendengarkan
mereka yang jauh dariku –
bisikan-bisikan mereka yang tak mempunyai harapan
keluhan-keluhan dari mereka yang terlupakan
seruan-seruan mereka yang dilanda kekhawatiran.

Tuhan, ajarilah aku mendengarkan diriku sendiri.
Bantulah aku, agar aku tak takut
Mempercayai suara dalam hatiku –
suara batinku yang terdalam.

Ya Roh Kudus, ajarilah aku mendengarkan suara-Mu,
dalam kesibukan atau dalam kejenuhan,
dalam kepastian atau dalam keraguan,
dalam kegaduhan atau dalam kesunyian.

Ya Tuhan, ajarilah aku mendengarkan.
Amin.
- John Veltri SJ

Tuhan, Siapakah Aku?

Ya, Tuhan, Siapakah Aku?
Siapakah aku sesungguhnya?
Orang lain berbicara banyak tentang aku.
Adakah aku ini adalah pribadi
seperti yang mereka bicarakan itu?
Atau, adakah aku ini hanyalah pribadi
yang tentangnya hanya aku sendiri yang tahu?

Dan inilah yang kutahu tentang diriku:
resah, penuh harap dan sakit, laksana burung dalam sangkar,
bergulat untuk bisa bernafas,
seolah-olah ada tangan-tangan yang mencekik leherku,
rindu akan indahnya warna, bunga-bunga,
dan suara-suara burung di udara,
haus akan kata-kata yang hangat dan ramah,
akan persahabatan dan kedekatan,
berharap cemas akan terjadinya keajaiban,
gemetar tak berdaya menanti sahabat
di kejauhan yang tak kunjung datang,
gelisah dan hampa dalam berdosa, berpikir, dan berbuat,
pingsan, dan siap sedia untuk mengucap selamat tinggal
terhadap semuanya tadi.

Siapakah aku sesungguhnya?
Orang-orang menertawakan aku,
dan akhirnya, Tuhan, segala pertanyaan tentang siapa diriku,
hanyalah Engkau sendirilah yang tahu.
Tuhan aku adalah milik-Mu.
- Dietrich Bonhoeffer

Rabu, 11 Mei 2011

Doa Mohon Keberanian


Ya Bapa yang Mahabaik,
Aku berdoa mohon keberanian untuk memulai hari ini, karena aku tahu bahwa di depan mataku banyak hal yang harus aku kerjakan, banyak beban yang harus aku bawa, banyak perasaan yang harus aku bagikan, dan banyak kegembiraan yang harus aku rayakan.

Berikanlah kepadaku keberanian untuk diam, supaya aku mampu mendengarkan suara-Mu; berikanlah kepadaku ketekunan, supaya aku mampu untuk membagikan kemenangan-Mu; dan ingatkanlah aku supaya aku tidak lupa akan arah jalan yang Kautunjukkan kepadaku.

Dan ketika hari ini berlalu, ya Tuhan, perkenankanlah aku memiliki keberanian untuk melihat bimbingan tangan-Mu di dalam persahabatan yang sudah terjalin selama ini, di dalam luka dan penderitaan yang sudah tersembuhkan, dan di dalam kekuatan yang sudah terbagikan. Amin.

Kamis, 05 Mei 2011

Doa Mengatasi Marah dan Benci

Bapa yang Mahabaik, kami menyadari bahwa selama ini kami telah memendam rasa marah dan benci terhadap saudara kami, sahabat kami, dan teman sekerja kami. Kami mengakui bahwa ini adalah dosa. Dan kami mohon kepada-Mu, sudilah kiranya Engkau berkenan mengampuni kami.

Sekarang, kami telah mengampuni orang itu. Ingatkan kami, ya Tuhan, agar kami tidak memendam rasa benci dan amarah terhadap orang itu lagi, tetapi buatlah diri kami mampu untuk mencintai orang itu.

Bapa yang Mahabaik, kami memohon kepada-Mu agar Engkau berkenan juga untuk mengampuni orang itu. Kami berterima kasih kepada-Mu karena Engkau mendengarkan dan menjawab permohonan kami. Dengan perantaraan Kristus, Tuhan dan junjungan kami. Amin.

Doa Mohon Rendah Hati


Santo Agustinus pernah menulis: “Hanya melalui kerendahan hati seseorang dapat meraih surga. Allah adalah sempurna, dan kesombongan membuat kita jauh dari Dia, tetapi melalui kerendahan hati, kita dapat mendekati Dia.”

Maka, marilah kita jadikan “Doa Mohon Rendah Hati” dari Santa Theresia Lisieux (1873-1897), seorang Pujangga Gereja ini, menjadi doa kita juga. Kita akan belajar dari Yesus tentang kerendahan hati itu, bersama dengan Santa Theresia Lisieux.
Ya, Yesus! Ketika Engkau berada di dunia, Engkau pernah bersabda: “Belajarlah dari Aku, karena Aku ini lemah lembut dan rendah hati. Dan jiwamu akan mendapatkan kelegaan.” Ya Raja Surgawi, jiwaku sekarang telah mendapatkan kelegaan dengan melihat Engkau berbaju hamba (Flp 2: 7), merendahkan diri dengan membasuh kaki para murid-Mu.

Kemudian aku menjadi ingat akan kata-kata yang pernah Engkau sampaikan seolah Engkau mengajar aku untuk mempraktekkan kerendahan hati: “Apa yang Aku kerjakan adalah untuk memberikan kepadamu teladan: seperti yang telah Aku lakukan, demikian juga harus kamu lakukan. Murid tidaklah lebih besar katimbang gurunya. Suatu ketika kamu tahu akan semua ini, berbahagialah kamu jika kamu mengambil hal-hal itu untuk dilakukan.” (Yoh 13: 15-17).

Aku telah mengetahui semuanya itu ya Tuhan, aku memahami kata-kata yang keluar dari hati-Mu yang lembut dan rendah hati, dengan bantuan rahmat-Mu aku ingin memilih hal-hal itu untuk dipraktekkan. Aku ingin untuk menjadi rendah hati dan menyerahkan kehendakku kepada kehendak saudara-saudariku, tidak melawan mereka dalam segala sesuatu dan tanpa mencari-cari apakah mereka mempunyai hak untuk memerintah aku. Ya Yesus yang aku cintai, tak seorang pun memiliki hak di mana Engkau memberi perhatian, dan Engkau menaati tidak hanya Bunda Maria Perawan Tersuci dan Santo Yosef, tetapi juga mereka yang menganiaya Engkau.
Sekarang aku melihat bahwa Engkau membawa makna terhadap segala hal yang terjadi. Betapa rendah hati Engkau, ya Raja Kemuliaan. Betapa Engkau lemah lembut dan rendah hati hati-Mu yang Engkau perlihatkan bagiku. Ya Yesus yang lemah lembut dan rendah hati, buatlah hatiku seperti hati-Mu. Amin.